Penulis: Admin | Tanggal: 20 April 2008 | Kategori: Berita | Berikan komentar!
Kegiatan sosialisasi Program Insentif Ristek di Yogyakarta diselenggarakan oleh Business Technology Center Badan Pengembangan Teknologi dan Informasi (BTC-BPTIY) Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung di Gedung BAPEDA Propinsi DIY, Ruang B. Dalam kegiatan ini, peserta sosialisasi, selain dihadiri oleh pengelola BTC-BPTIY, juga berasal lembaga pemerintah (Dinas Perindustrian, Perdagangan Pendidikan dan Koperasi Propinsi DIY), Perguruan Tinggi (UII, YKPN Yogyakarta, STTL Yogyakarta, UGM, dan UNY) dan dari kalangan pengusaha atau masyarakat industri di Yogyakarta.
Kegiatan sosialisasi Program Insentif Ristek di Yogyakarta diselenggarakan oleh Business Technology Center – Badan Pengembangan Teknologi dan Informasi (BTC-BPTIY) Yogyakarta tanggal 16 April 2008. Kegiatan ini berlangsung di Gedung BAPEDA Propinsi DIY, Ruang B. Dalam kegiatan ini, peserta sosialisasi, selain dihadiri oleh pengelola BTC-BPTIY, juga berasal lembaga pemerintah (Dinas Perindustrian, Perdagangan Pendidikan dan Koperasi Propinsi DIY), Perguruan Tinggi (UII, YKPN Yogyakarta, STTL Yogyakarta, UGM, dan UNY) dan dari kalangan pengusaha atau masyarakat industri di Yogyakarta. baca selengkapnya
Penulis: Sunny Boy | Tanggal: 20 February 2008 | Kategori: Artikel | Berikan komentar!
Faktor nonekonomi berupa oligarki-ekonomi cenderung memunculkan monopoli dan oligopoli karena peran negara yang diminimalkan — yang mana seharusnya berfungsi sebagai pengayom dengan memberikan jaminan hukum dan perundang-undangan. Akan tetapi, sebagai konsekuensi dari sistematika pembangunan ekonomi “pro growth” yang dijalankan, terkadang hal tersebut memunculkan citra akan peran negara atau pemerintah yang tidak mengayomi dan memberikan jaminan hukum dan perundang-undangan pada potensi kegiatan ekonomi yang potensial, layaknya UKM. Padahal, fenomena kemakmuran di Asia, menurut Stiglitz dalam laporan penelitiannya yang berjudul “The World Bank Research Observer (Vol. 11, No. 2, 1996)” yang dinyatakan oleh Prasetyantoko (2001:21), menyiratkan kalimat sebagai berikut: baca selengkapnya
Penulis: Admin | Tanggal: 13 February 2008 | Kategori: Berita | Berikan komentar!
PT Samsung Electronics Indonesia akan melakukan penetrasi pasar tahun 2008 ini, dan UKM-lah yang menjadi bidikannya. Target yang hendak dicapai cukup ambisius, yakni angka penjualan sebesar 40.000 unit produk printer laser, atau sekitar 25-30 persen pangsa pasar Indonesia.
Target ini dicanangkan setelah realisasi penjualan printer Samsung pada tahun 2007 dirasa relatif kecil, yakni hanya 24.000 unit. Menurut Rudy Sumadi, Head of IT Sales Business PT Samsung Electronics Indonesia, selama ini Samsung lebih banyak menggarap kebutuhan printer bagi unit usaha berskala besar. Padahal, potensi pasar di kalangan UKM cukup menggiurkan. Hal ini terlihat dari catatan tahun 2005-2007 yang menunjukkan kontribusi belanja produk TI dari sektor UKM adalah sebesar 65 persen dari total belanja TI di Indonesia. baca selengkapnya
Penulis: Admin | Tanggal: 11 February 2008 | Kategori: Berita | Berikan komentar!
Penguasaan teknologi adalah hal yang sangat penting dalam dunia usaha. Dengan bantuan teknologi, banyak efisiensi dapat dilakukan, utamanya dalam proses produksi dan pemasaran. Dengan dasar ini, Forum Pengembangan Ekonomi dan Sumber Daya Jawa Tengah (FPESD Jateng) menyelenggarakan pelatihan teknologi informasi (TI) bagi para pengusaha usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Purbalingga.
Pelatihan yang diselenggarakan selama tiga hari, pada tanggal 8-10 Februari 2008, ini diikuti oleh lima belas orang pengusaha UKM dari klaster knalpot. Sebagian besar dari mereka mengaku belum pernah bekerja dengan komputer sama sekali. Kendati demikian, mereka semua tetap bersemangat dalam mengikuti pelatihan. baca selengkapnya
Penulis: Admin | Tanggal: 16 January 2008 | Kategori: Berita | Komentar (1)
Intel Corporation meluncurkan sistem server modular untuk UKM (usaha kecil menengah). Fasilitas inovatif ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan UKM akan perangkat teknologi informasi yang efisien, sederhana, dan fleksibel, namun murah.
Alat ini memiliki dimensi tinggi 10,5 inci dan panjang 28 inci. Terdiri dari enam modul server yang masing-masing berkapasitas memori 32 gigabyte, alat ini juga memiliki dua prosesor Xeon 5000, yang di dalamnya terkandung cip Intel quad core dan dual core. Sistem ini juga memiliki fitur storage terbagi yang tervirtualisasi dengan 14 hardisk SAS, modul manajemen terintegrasi, ethernet switch, dan pengendali storage. baca selengkapnya