Usaha kecil menengah (UKM) ramah lingkungan? Sepertinya telinga bangsa Indonesia belum terbiasa mendengarnya. Kira-kira seperti apa sih bentuknya?
Pada hari Rabu, 7 November 2007, Satya Wacana Business Technology Center FTI UKSW berkesempatan hadir dalam kegiatan 2nd Annual Investor Forum yang diadakan oleh New Ventures Indonesia di Hotel Mulia, Senayan Jakarta. Tujuan kegiatan ini adalah mempertemukan UKM Indonesia yang produk dan layanannya ramah terhadap lingkungan dan berkelanjutan. Seperti tujuan utama New Ventures Indonesia yang diprakarsai oleh World Resources Institute adalah untuk mendukung pengembangan usaha berbasis lingkungan dan berkelanjutan (sustainable enterprise) di negara berkembang dengan menghubungkan pebisnis kecil dan menengah yang berbasis lingkungan dengan rekan bisnis potensial dan investor.
Kegiatan ini merupakan acara rutin yang dilakukan setiap tahun, dimana SWBTC FTI UKSW pada kegiatan pertama tidak berkesempatan hadir karena terlambat menerima informasi. Pada kesempatan ini turut hadir pula, sebagai pembicara kunci, tokoh-tokoh bisnis dan entrepreneur di Indonesia dan mancanegara, seperti Jos Luhukay (mantan Dirut Bank Lippo yang kini memulai usaha sendiri, PT Indoconsult), Diego Brenes (Direktur Lending Root Capital), Peter Eliot (Presiden Direktur Citigroup Indonesia), dan Adam Sack (Country Manager International Finance Corporation, member World Bank Group).
Selain pembicara utama, yang dengan detail menggambarkan kondisi UKM Indonesia dan potensi pengembangan UKM berbasis (ramah) lingkungan dan berkelanjutan, turut hadir pula tujuh pemenang kompetisi 2nd Annual Investor Forum. “Para pemenang ini diberikan kesempatan untuk mempresentasikan produk/jasa yang diunggulkan dan telah melampaui seleksi yang ketat, dari 100-an proposal yang masuk. Juga tidak lupa para wirausahawan ini adalah betul-betul pengusaha dan telah mendapatkan pembekalan bagaimana mempresentasikan produknya di depan calon investor,” tutur Diyanto Imam, selaku Country Director New Ventures Indonesia.
Berikut ini adalah UKM yang mempresentasikan produk dan jasa kepada investor pada kesempatan presentasi dan temu bisnis:
- Agarwood Indonesia , memproduksi Gaharu (bahan baku parfum dari pohon gahar). Menurut penuturannya, harga Gaharu per kilogramnya mencapai Rp 5 juta.
- Amani, memproduksi sayur, buah, dan beras organik.
- Maraton Kencana , memproduksi furnitur berbahan dasar batok kelapa dan bermacam-macam limbah (misalnya kulit kacang, serat pohon pisang, dan lain-lain).
- Pusat Pengolahan Kelapa Terpadu, memproduksi berbagai produk berbahan dasar kelapa (VCO, bahan-bahan kosmetik, dan lain-lain).
- SMS Indoputra, memproduksi pupuk berbahan dasar biofertilizer.
- Imsatech Engineering, memproduksi alat filter air dengan bahan dasar membran.
- Wanamukti Mandiri , memproduksi furnitur dengan bahan dasar bambu.
Masing-masing peserta mempresentasikan produk yang dihasilkan dengan penuh percaya diri dan sangat meyakinkan, sehingga rata-rata calon investor sangat tertarik dengan potensi mereka masing-masing. Semoga penemuan dan inovasi teknologi tinggi yang banyak dimanfaatkan dalam menghasilkan produk-produk ini bisa menjadi nilai tambah bagi UKM Indonesia untuk bisa bersaing di pasar internasional yang sering mempermasalahkan persoalan lingkungan pada produk-produk Indonesia.
Maju terus UKM Indonesia! Pada 3rd Annual Investor Forum 2008 perusahaan binaan SWBTC ada yang lolos nggak ya? Semoga …!!!





ok tolong bantu saya untuk menbuat proposal tentang lingkungan ” terkait masalah global warming”
then non-design as bedip endlessly viagra every now fleetingly
we thirst for to become institute activity partner which you manage , we are from society association care environment of NTB and precisely our institute location [in] town of selong.and our expect also picture or clarification of proposal in the form of framework of proposal becoming proposal kreteria which is your institute expect.