RSS Feed for This PostAnda sedang mengakses ...

Pelatihan Dalam Rangka Pemberdayaan IBC

Salatiga

- Melihat Cukup luasnya cakupan multimedia yang sekarang sedang berkembang, nampaknya juga mendorong para pemilik usaha kecil mengenah (UKM) untuk lebih melek IT dan memanfaatkan kecangihan Teknologi Informasi Komunikasi (ICT) untuk mendukung usahanya. Kiranya hal ini yang mendasari Direktorat Jendral Industri Alat Transportasi dan Telematika (DITJEN IATT) dalam menyelenggarakan Pelatihan Dalam Rangka Kegiatan Pemberdayaan Incubator Business Center (IBC) dengan mengangkat Periklanan Multimedia dan Peranannya dalam Meningkatkan Pertumbuhan Sektor Industri dan Usaha Kreatif Sebagai temanya.

Pada hari itu 4 maret 2009 berebrapa UKM dari berbagai background usaha hadir dalam acara tersebut. Para peserta terlihat sangat tertarik dengan program pelatihan ini, Hal itu terlihat jelas dengan jumlah peserta yang datang berberapa waktu sebelum acara resmi dimulai.

Pembukaan pelatihan ini dimulai dengan sambutan dari SWBTC, FTI dan Ditjen IATT

Sambutan Pertama di sampaikan oleh Bapak Rudy Latuperissa, SE. Saat itu Rudy Latuperissa Selaku coordinator Satya Wacana Business Technology Center (SWBTC) berkenan untuk memberikan sambutan.Beliau menyampaikan bahwa  pihaknya merasa sangat senang dan bertrimakasih kepada para peserta yang antusias dalam mengikuti event ini. Beliau juga berharap agar dalam acara ini pada akirnya dapat memberikan manfaat bagi UKM dan para pelaku usaha.

Sambutan kedua dari pihak FTI diwakili oleh Bapak Sri Yulianto yang mewakili Dekan selaku pimpinan fakultas. beliau menyampaikan rasa trimakasih kepada pihak DITJEN IATT dan berharap adanya kelanjutan dan hubungan kerjasama yang berkesinambungan.

Sambutan ketiga di sisi oleh pihak Ditjen IATT yang diwakili oleh Bapak Chairil Purba saat itu beliau menyampaikan rasa trimakasih kepada para peserta dan trainer yang telah bekerja keras sehingga acara ini dapat terlaksana. Beliau juga berharap kerjasama semacam ini akan berjalan sercara kontiniu

Sambutan dari bapak Chairil Purba diakiri dengan pembukaan acara sercara symbolik dengan menyematkan cocard kepada peserta pelatihan. Tampa membuang waktu, selesai pembukaan materi pertama langsung di isi dengan pemaparan tentang multimedia dari bapak Jasson Prestiliano.

Tak Kenal maka tak sayang memanfaatkan pribahasa itu beliau membuka sesi training yang pertama. Pak Jasson saat itu memperkenalkan tentang multimedia. Beliau memaparkan tentang komponen multimedia, element element multimedia dan apa saja yang diperlukan dalam sebuah konsep iklan. Sebelum sesi itu di akiri beliau memberikan demo penggunaan pen tablet dalam membatu menggambar sebuah objek digital dengan lebih natural dibandingkan menggunakan mouse.

Sesi kedua diisi dengan workshop dimana sebelumnya telah disiapkan sebuah stand stand khusus. Dalam satand ini para peserta diberikan kesempatan untuk mempraktekan penggunaan alat alat multimedia. Diantaranya Camcorder, Kamera Profesional, Printer Multifungsi dan Pen tablet. Dalam sesi ini para peserta terlihat sangat tertarik untuk mencoba berbagai alat yang telah ada di setiap stand.

Kedua Tim saling bersaing

Kedua Tim saling bersaing

Sebelum beralih ke sesi ke 3. Bapak rudy memberikan sedikit simulasi tentang peranan iklan untuk memacu ide kreatif peserta dan mencairkan suasana. Lewat permainan ini beliau ingin merangsang para pesera training agar berpikir lebih kreatif. Para peserta pada saat itu diminta untuk bergabung dalam 2 buah kelompok yang diumpamakan sebagai 2 buah perusaahaan dan mereka diminta untuk membuat konsep sebuah iklan yang akan di tampilkan. Ternyata memang sesuai dengan yang diharapkan melalui sesi ini para peserta telah membuat sebuah konsep yang cukup menarik.

Anthony memberikan pengarahan

Anthony memberikan pengarahan

Setelah simulasi, sesi kemudian dilanjutkan oleh bapak Anthony Tumimomor dengan paparan materi tentang “pengantar multimedia (pembuatan film)”. Dalam bagian ini beliau memaparkan beberapa hal yang terkait dengan peralatan dan cara membuat sebuah film yang diikuti dengan penayangan beberapa contoh iklan kreatif. Selain itu beliau juga memberikan contoh alat alat yang dapat di gunakan dalam pembuatan iklan. Beliau memberikan dasar dasar penggunaan alat multimedia. Mulai dari cara menggenggam hingga proses keluaran atau output.

Sesi ke empat juga masih diisi oleh bapak Anthony Tumimomor dalam bagian ini dijelaskan dan dipraktekkan cara membuat skenario dalam story board. Untuk semakin memperdalam pemahaman peserta, beliau juga menayangkan contoh produk iklan. Selian itu beliau memberikan pula sedikit penjelasan mengenai penempatan sudut dalam pengambilan gambar mulai dari apa yang dimaksud dengan long shoot, short shoot dan sebagainya.

Sesi kemudian Berlanjut pada hari berikutnya dan sesi ini terdapat dua materi yang akan diberikan kepada peserta, yaitu materi tentang peranan fotografi dalam dunia usaha kreatif yang dibawakan oleh bapak Martin dan materi tentang bagaimana mendapatkan hasil foto produk yang baik.

Martin memberikan sedikit pemaparan

Martin memberikan sedikit pemaparan

Bapak Martin yang mengulas materi ketiga di ruang laboratorium SWBTC FTI UKSW tentang ”peranan fotografi dalam dunia usaha kreatif” mengulas secara terperinci tentang kenapa fotografi dikatakan dapat menunjang dunia usaha, apa yang dimaksud fotografi, komponen-komponen utama sebuah kamera beserta fungsinya masing-masing dari jam Pada sesi ini juga dikombinasikan dengan praktek fotografi produk peserta pelatihan dengan mengambil tempat di ruang rapat SWBTC FTI UKSW Salatiga.

Sedangkan materi tentang ”Bagaimana cara mendapatkan hasil foto produk yang baik” dengan dipandu oleh bapak Ridho membahas dengan terperinci tips-tips membuat foto produk yang baik dan bagaimana caranya mentransfer hasil foto kedalam komputer, dan bagaimana mengolah/ mengedit foto dengan menggunakan program photoshop.

Pelatihan Selanjutnya dengan materi yang membahas dua bagian utama yaitu tentang editing video company profile hingga istirahat makan siang yang kemudian dilanjutkan dengan bagaimana cara mempublikasikan video company profile di blogspot (blogger). Materi ini dipandu sepenuhnya oleh Bapak Anthony Tumimomor.

Materi Editing video company profile pada pelatihan ini menggunakan program movie maker dengan pertimbangan kemudahan untuk menjalankan aplikasi ini oleh peserta dan ketersediaan program ini dalam personal komputer peserta ukm. Beberapa bagian utama yang menjadi ulasan beliau yaitu terkait dengan bagaimana cara membuat project baru dan menyimpannya, bagaimana cara mengcapture video dari handycam atau kamera digital/ analog dengan menggunakan USB atau kabel fire ware. Selain itu peserta juga dibekali dengan beberapa fasilitas dan kegunaan dari windows movie maker seperti capture video, edit movie dan finish movie.

Materi lanjutan tentnag bagaimana cara mempublikasikan video company profile di blogspot yang bertujuan agar peserta dapat memperkenalkan perusahaan dan produk mereka pada konsumen melalui media blogs. Pada bagian ini peserta yang sudah memiliki website blogger dapat segera memulai proses publikasi company profile dan product usaha mereka yang sudah dibuat sebelumnya.

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 4

Gambar 5

Sumber refrensi: Laporan Akir Kegiatan Oleh Bapak Johnson Umbu Radda Manager Oprasional SWBTC

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hibah yang telah diterima oleh SWBTC dari Deprin berupa perlengkapan multimedia berberapa bulan sebelumnya

Trackback URL

  1. 1 Komentar

  2. JT tanggal 24 March 2009 | Balas

    Hallo Bistek..

    Salut dengan konsistensi kegiatan yang terus jalan sampai sekarang.

    Cuma kalo bisa usul, tolong redaksional berita terutama tata bahasanya diperhatikan. Soalnya pembacanya kan dari berbagai tempat.

    Terima kasih

Tinggalkan Komentar