RSS Feed for This PostAnda sedang mengakses ...

RSW: Saya Ingin Buat Universitas IlmuKomputer.Com

STR: Apa kabar, Pak? Sedang sibuk apa sekarang?
RSW: Alhamdulillah baik. Ya sibuk rutinitas pekerjaan lah. Research, nulis, dan bisnis. :)

STR: Gimana perkembangan IKC? Ada inovasi baru apa nih?
RSW: Saya sedang back to content

. Konsentrasi memperbanyak konten lagi. Sistem submission dan portal IlmuKomputer.Com saya perbaiki. Alhamdulillah saat ini sudah terkumpul sekitar 1300 artikel. Server juga kita upgrade ke yang lebih baik. Saya mulai mendidik banyak kader, mengajari menulis, mengajari bagaimana menjadi pengajar yang baik, memberi beasiswa ke yang potensial, dan juga bersama-sama belajar membangun jiwa entrepreneurship. Membuat produk, menjual, me-manage pengembangan, dan sebagainya.

STR: Oya, waktu IKC pensiun, kenapa dulu Bapak memilih blog sebagai platform-nya? Kenapa tidak Moodle? Apakah ini berarti platform blog lebih powerful daripada Moodle untuk e-learning?
RSW: Pemilihan CMS itu sesuai dengan business process yang kita inginkan. Bukan masalah powerful atau tidak. Share materi dan diskusi adalah business process utama di IlmuKomputer.Com. Bukan sistem kelas ala CMS Moodle. Hanya saya sedang merancang beberapa pemikiran untuk ke arah sana. Saya akan rangkum materi-materi yang ada di IlmuKomputer.Com, susun kurikulum dan silabus. Gampangnya, saya ingin buat Universitas IlmuKomputer.Com. Degree-nya nggak formal, tetap sertifikat saja dan bukan ijazah. Materi selevel D3 atau S1, hanya saja ini bebas diakses. Nantinya akan kita pakai CMS e-learning seperti Moodle atau ATutor, karena business process-nya memang terakomodasi.

STR: Pak, bisa diceritakan bagaimana Bapak merintis IlmuKomputer.Com mulai dari awal hingga sekarang? Apa saja yang Bapak lakukan di awal-awal untuk mengumpulkan konten dari para penulis yang hingga kini terlibat aktif di sana?
RSW: Aku tulis lengkap di sini: http://ilmukomputer.com/tentang-kami/

STR: Kesalahan apa yang, mungkin, pernah Bapak lakukan dalam membesarkan IlmuKomputer.Com?
RSW:

Hmmm … Banyak kesalahan saya, salah satu kesalahan besar saya adalah kurang cepat membuat IlmuKomputer.Com … Hehehe …

STR: Sekarang soal LIPI, Pak. :) Kalau Bapak tidak keberatan, mungkin bisa dijelaskan, apa sebenarnya akar dari permasalahan waktu itu, sehingga Bapak “keluar” dari LIPI?
RSW: Waduh, ini, berat ini. Saya sebenarnya belum full keluar, baru gaji saja yang dibekukan … Hehehe. Lengkapnya silakan baca di blog saya. :)

STR: Kini, setelah tidak berada di dalam LIPI lagi, apa rencana Bapak ke depan, baik itu bagi IlmuKomputer.Com maupun bagi peran Bapak di dunia pendidikan dan TI nasional?
RSW: Saya berharap bisa lebih bebas bergerak, lebih serius mengurusi IlmuKomputer.Com. Bikin IlmuKomputer.Com University dengan program bachelor, tapi tanpa degree, dan yang pasti tidak nggak diakui Dikti … Hehehe. Tapi paling tidak, teman-teman kita di Tanah Air yang tidak bisa kuliah karena masalah biaya, dan sebagainya masih bisa menikmati kurikulum S1 di teknik informatika, ilmu komputer, dan sebagainya. Kalaupun nanti bisa, Insya Allah ya buat universitas beneran. :)

Trackback URL

  1. 11 Komentar

  2. JT tanggal 23 November 2007 | Balas

    Terima kasih mas Romi…..

    Hmmmm…apakah Ilmukomputer.Com University akan menjadi cikal bakal pendidikan “murah” bidang TI di Indonesia. Kami berada dibelakang mas Romi..!!! Sudah saatnya kita jadi inovator, bukan sekedar pengguna yang jadi bulan2an negara luar…..

    Two Thumbs Up 4 u ….

  3. DCH tanggal 26 November 2007 | Balas

    OK bagus banget idenya mas, aku dukung 100 % ++. Biar aja nggak diakuin dikti, yang penting diakui oleh Masyarakat Indonesia dan Dunia…Bravo

  4. RL tanggal 26 November 2007 | Balas

    Kesalahan terbesar mas romi adalah kurang cepat mendirikan ilmukomputer.com. Mending terlambat ketimbang tidak sama sekali.
    Yang jelas, saya mengira mas romi selangkah lebih maju ketimbang yang lain. ada banyak yang merasa langkahnya sudah terdepan. ternyata hanya sebuah retorik saja didunia IT.
    Angkat topi untuk mas romi.

  5. Romi Satria Wahono tanggal 27 November 2007 | Balas

    Waduh ditampilkan disini yah ternyata. Padahal aku jawab pakai bahasa informal gitu … hehehe. Thanks untuk mas JT yang dimana mana ini selalu penuh semangat. Dan juga rekan sekalian. Ayo bikin pendidikan murah untuk teman2 di tanah air :)

  6. STR tanggal 27 November 2007 | Balas

    @ RSW: iya, ini versi online dari buletin Bistek pak :) lagipula, kalo serius melulu, ntar jadi kaku :D

  7. JT tanggal 29 November 2007 | Balas

    hehe…makasih mas Romi sudah mampir di Website SWBTC FTI UKSW….

    hehe.. saya jadi semangat karena teman2 disini pun semangat..!!! Yup…mari kita wujudkan pendidikan murah di Indonesia

  8. B tanggal 04 January 2008 | Balas

    Hidup pendidikan gratis!

  9. Monyet-Kampus tanggal 26 September 2008 | Balas

    Banyak calon presiden sekarang berencana tentang pendidikan gratis tp sedikitpun ga ada langkah kongret nya pak klo mencalonkan diri jadi capres pasti aku coblos pak.

  10. Lisu Yehona tanggal 03 October 2008 | Balas

    saya ini hanya tamatan SMEA, swasta lagi. meski pendidikan saya rendah, entah apa saya pingin sekali menyumbangkan sesuatu pada nusa dan bangsa ini. saya bisa sedikit buanget beberapa aplikasi komputer spt word, excel dan juga sedikit internet. nah sekarang saya ngajarin anak2 dropout smp, sma dan masyarakat disekitar saya tinggal. tentunya gratis. dlam benak saya seolah-olah ada yang selalu berbisik, “berbuatlah, sedikit/sekecil apapun pasti berguna yang penting positif”. sedikit punya, ya sedikit beri.

  11. Jerry F Loprang tanggal 07 December 2008 | Balas

    saya sangat kagum dengan keberadaan ilmukomputer.com yang punya tujuan luhur untuk mencerdaskan anak bangsa (tanpa pamrih).
    maju terus pantang mundur, doa kami selalu menyertai.

  12. bontot tanggal 18 April 2009 | Balas

    saya cuma pengn bertanya?bagaimana cara kita bisa cepat memahami komputer klw kita sama sekali mulai belajar komputer dari nol.

Tinggalkan Komentar